Sunday, 23 May 2021

Hutan Mangrove Semarang : Wisata Semarang yang Instagramable dan Menyenangkan

Sekilas Tentang Semarang.
Ngomongin Semarang emang nggak akan pernah ada habisnya. Kota yang dijuluki sebagai Kota Atlas ini ternyata memiliki beribu lokasi wisata yang sayang banget untuk dilewatkan. Mulai dari wisata pantai, gunung, danau, wisata gedung, wisata edukasi, wisata kuliner, semuanya sudah pasti ada di Semarang.

Ngomong-ngomong, udah tau apa belum, kenapa Semarang dijuluki sebagai Kota Atlas?

Julukan ini digencarkan pada masa pemerintahan Muhammad Ismail saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Atlas ternyata merupakan singkatan dari Aman, Tertib, Lancar, Asri, dan Sehat. Tentu saja, julukan itu sangat cocok untuk menggambarkan kondisi Semarang yang 'ATLAS' banget.

Tak hanya sebagai kota atlas, Semarang pun pernah mendapat julukan sebagai Port of Java. Semarang mendapat julukan tersebut karena pada zaman dahulu, kota ini merupakan salah satu pelabuhan paling penting yang ada di Pulau Jawa. Pelabuhan umum di Semarang yang cukup terkenal sampai saat ini adalah Pelabuhan Tanjung Mas yang berada di Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara.

Selain Pelabuhan, di Semarang juga terdapat bandara internasional yang cukup terkenal juga, yakni Bandara Ahmad Yani. Nah ... tak jauh dari bandara tersebut, ada sebuah tempat wisata yang lagi ngetrend saat ini, yaitu Hutan Mangrove.

Hutan Mangrove Semarang
Hutan Mangrove berada di dekat Pantai Maroon Semarang. Lokasinya di Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Hutan Mangrove Semarang sudah sangat viral lima tahunan terakhir ini. 

Tempat wisata ini memilik pemandangan yang sangat menarik, yakni pohon-pohon bakau yang hijau dan segar untuk dipandang.

Rute Menuju Hutan Mangrove
Rute menuju Hutan Mangrove adalah melalui bandara internasional Ahmad Yani. Selain karena yang paling mudah, wilayah ini tentu saja yang paling terkenal.

Dari bandara, kemudian masuk ke pos pintu masuk untuk umum, kemudian menuju area parkir motor yang ada di bandara. Lalu ikuti jalan aspal yang berada di samping parkir motor tersebut hingga berhadapan dengan rel kereta.

Mulai area tersebut, kita bisa mengikuti papan penunjuk jalan menuju Hutan Mangrove atau Pantai Maroon.

Jadi, setelah memanjakan mata di Hutan Mangrove, kita juga bisa melihat birunya Pantai Maroon Semarang.

Jalan menuju lokasi adalah tanah pasir dan bergelombang. Kalau lagi hujan, biasanya akan becek 'buanget'.

View Menarik di Hutan Mangrove
Berada di dekat bandara Internasional Ahmad Yani, membuat hutan mangrove sering dilintasi pesawat terbang. Bila bisa mengambil gambar dengan tepat, kita bisa mengambil gambar pesawat yang lagi terbang. Tentu saja, ini jadi daya tarik sendiri bagi pengunjung, terutama yang punya hobi berfoto.





Tiket Masuk ke Wisata Hutan Mangrove
Biaya yang harus dikeluarkan untuk memasuki area Hutan Mangrove hanya Rp5.000. Namun kemudian kita juga akan dapat tiket untuk parkir kendaraan sesuai dengan jenisnya. Saat itu, untuk motor, biaya parkirnya adalah Rp5.000. 

Yang ada di Hutan Mangrove
Dengan biaya masuk tersebut, kira-kira apa saja yang bisa kita dapatkan selama berwisata ke Hutan Mangrove Semarang?

Tentu saja, yang utama adalah kita bisa memanjakan mata dengan hijaunya tumbuhan bakau disana.

Setiap sudut tempat, sangat bagus untuk diabadikan, karena areanya sangat instragamable. Tak hanya tumbuhan bakau saja yang bisa kita lihat, kita juga bisa naik perahu yang telah disediakan oleh pengelola (tapi pada saat saya berkunjung, sayangnya udah penuh. Jadi nggak bisa naik :D)




Di lokasi wisata, terdapat tangga yang bisa dinaiki oleh pengunjung. Dari tangga tersebut, pengunjung bisa menikmati pemandangan dengan lebih luas.

No comments:

Post a Comment